Senin, 24 Juli 2017

Harga Burung Lovebird Terbaru Semua Jenis Juli 2017

Harga Burung Lovebird Terbaru Semua Jenis Juli 2017 - Selamat datang di situs kami yang mengulas berbagai macam informasi terkait dengan hewan peliharaan dan cara perawatan yang mungkin Anda butuhkan, Harga Burung Lovebird Terbaru Semua Jenis Juli 2017.

Harga Burung Lovebird Terbaru, Siapa yang tidak kenal dengan burung peliharaan cantik ini. Ya, burung Lovebird dengan ciri khas tubuh berwarna-warni ini banyak digemari oleh masyarakat Indonesia baik sebagai koleksi dirumah ataupun ikut serta dalam kontes. burung Lovebird juga mudah secara perawatan dan inilah yang membuat banyak orang menyukainya. Burung ini biasa memakan biji-bijian karena memiliki ciri-ciri paruh bengkok. Sedangkan kecantikan burung Lovebird tidak hanya terlihat dari warnanya saja namun suaranya yang nyaring dan merdu juga menjadi kelebihan tersendiri.

Ada banyak sekali jenis burung lovebird yang ada dipasaran dan harganya pun juga sangat beragam. Selain itu harga burung Lovebird juga ditentukan oleh daerah asal anda membeli. Nah buat anda yang gemar dan hobi memelihara burung Lovebird pada kesempatan kali ini saya akan memberikan informasi mengenai harga pasaran dari burung warna warni ini.

Misalnya saja burung Lovebird jenis Blorok memiliki harga yang tergolong cukup mahal. Bahkan untuk anakan saja banderolnya bisa mencapai Rp 1 juta sedangkan untuk yang sudah dewasa atau dengan gacoran merdu bisa tembus Rp 2 juta. Sementara itu untuk burung Lovebird dengan kepala emas dijual dengan harga cukup murah yaitu mulai Rp 500 ribuan untuk anakan, kemudian ada juga burung Lovebird pastel dengan warna-warna beragam bisa anda beli dengan harga mulai Rp 250 ribu sampai Rp 500 ribuan.

Ada pula burung Lovebird albino dengan ciri khas mata berwarna merah yang dipasarkan dengan harga Rp 350 ribuan, kemudian untuk Lovebird jenis Dakocan dijual Rp 300 ribuan, lalu Lovebird Olive Rp 400 ribu, Lovebird Biru harga untuk anakan bisa mencapai Rp 450 ribuan kemudian Lovebird Holland yang memiliki banyak penggemar bisa anda peroleh dengan harga Rp 650 ribu. Untuk lebih mudah dilihat kami bagikan daftar harga burung lovebird terbaru di bawah ini:

Harga Lovebird Terbaru Semua Jenis

Harga Lovebird Blorok
  • Anakan : Rp. 1.000.000 (kurang lebih)
  • Dewasa : Rp. 2.000.000 sampai tidak ada batasan tertentu.
Harga Lovebird Kepala Emas
  • Anakan : Rp. 500.000
  • Dewasa : Rp. 1.000.000
Harga Lovebird Pastel
  • Hijau Anakan : Rp. 250.000 – Dewasa : Rp. 400.000
  • Kuning Anakan : Rp. 250.000 – Dewasa : Rp. 400.000
  • Biru Anakan Rp. 300.000 – Dewasa : Rp. 500.000
  • Hitam anakan Rp. 250.000 – Dewasa : Rp. 500.000
Harga Lovebird Albino
  • Mata Hitam Anakan : Rp. 350.000 – Dewasa : Rp. 500.000
  • Mata Merah Anakan : Rp. 450.000 – Dewasa : Rp. 650.000
Harga Lovebird Dakocan
  • Hijau Anakan : Rp. 300.000 – Dewasa : Rp. 500.000
  • Biru Anakan : Rp. 450.000 – Dewasa : Rp. 600.000
Harga Lovebird Olive
  • Anakan : Rp. 400.000 – Dewasa : Rp. 650.000
Harga Lovebird Biru
  • Biru Violet Anakan : Rp. 450.000 – Dewasa : Rp. 650.000
  • Biru Cobalt Anakan : Rp. 400.000 – Dewasa : Rp. 650.000
Harga Lovebird Holland
  • Dewasa : Rp. 650.000
Continue reading

Pola Makanan Lovebird Biar Rajin Ngekek

Pola Makanan Lovebird Biar Rajin Ngekek – Burung yang berciri khas gacor ngekek ini memang mulai banyak digemari oleh para kicau mania. Selain perawakannya yang indah nan menawan sehingga cocok untuk dijadikan burung hias, pengicau paruh bengkok ini ternyata juga memiliki ocehan yang cukup menjanjikan. Kalau dulunya hanya marak dijadikan sebagai burung hias saja, mengingat kicauannya yang mumpuni tak heran jika saat ini ia sudah banyak dilombakan. Suara lovebird yang mampu berdurasi panjang menjadikan penentu penilaian juri saat ajang kompetisi berlangsung. Dengan kata lain, semakin panjang suara ngekeknya, maka makin besar pula peluang tercapainya sebuah prestasi.

Namun untuk memperoleh burung yang mampu ngekek berdurasi panjang, tentu bukanlah perkara yang instan. Pasalnya selain pola perawatan lovebird, pakan / makanan lovebird yang diberikan setiap harinya juga sangat menentukan potensi burung untuk kedepannya. Kalau misalnya makanan serta setelan harian sudah diberikan dengan baik dan sesuai dengan karakter burung itu sendiri, niscaya hasil yang memuaskan akan lekas didapatkan. Akan tetapi kalau beberapa hal tersebut kurang diperhatikan, maka tidak menutup kemungkinan bahwa nantinya penampilan burung akan cenderung jadi biasa-biasa saja.

Sehubungan degan perawatan, setelan dasar yang banyak diterapkan oleh para pencetak lovebird juara sebenarnya tidaklah berbeda jauh dengan rawatan harian yang diberikan kicau mania pada umumnya. Semisal dengan rutin memandikan, menjemur, selalu membersihkan sangkar dan setelan tambahan lainnya seperti pemasteran. Sedangkan untuk makanan lovebird yang umum diberikan, sesungguhnya juga tidak terlalu rumit. Bisa begitu sebab pada dasarnya makanan yang paling sering disajikan oleh para penghobi burung dari genus Agapornis ini, hampir keseluruhan adalah jenis pakan yang tergolong alami dan bukan racikan.

Canary Seed atau Biji Kenari


Selain kenari, blackthroat, finch, parkit dan burung-burung pemakan bijian lainnya, tenyata lovebird juga cukup gemar menyantap canary seed. Di dalam biji kenari terdapat kandungan nutrisi yang sangat diperlukan bagi sistem pertumbuhan burung. Hampir sama halnya dengan milet, canary seed juga mengandung protein, hidrat arang dan lemak. Selain dapat menyegarkan tubuh, beberapa jenis nutrisi tersebut juga kerap dianggap bahwa mampu menambah stamina, membenahi suara yang awalnya serak, atau bahkan merangsang gacoran burung yang tadinya enggan untuk buka paruh.

Namun ada hal yang perlu diketahui sebelum memberikan pakan lovebird yang berupa biji kenari ini. Dari sekian anggapan, banyak yang mengklaim bahwa bijian yang baik dikonsumsi adalah yang sudah tua, berwarna kuning mengkilap, tidak berbau, bersih dan kering. Sedangkan untuk canary seed yang warnanya putih dan lunak saat ditekan adalah bijian yang masih muda dan kurang bagus untuk diberikan. Disamping itu, karena canary seed juga mengandung lemak, untuk menghindari obesitas atau kegemukan, maka sebaiknya tidak diberikan dengan berlebihan atau bisa dicampur dengan milet.

Jagung manis


Makanan loverbird biar ngekek yang berupa jagung manis ini, di dalamnya terkandung aneka macam nutrisi yang bagus untuk menjaga kesehatan bagian mata burung. Vitamin B dan C, beta karoten, folat dan crypthoxanthin adalah jenis-jenis nutrisi yang terdapat pada jagung manis. Beberapa jenis nutrisi tersebut, selain dipercaya bisa menjaga kesehatan mata, ternyata juga banyak diklaim bahwa mampu memperkuat otot dan kekebalan tubuh burung loverbird. Jagung yang bagus untuk diberikan adalah yang masih muda. Dibandingkan dengan yang sudah tua, jagung muda mempunyai tekstur lebih lunak sehingga mudah untuk dikonsumsi.

Biji oat atau haver (Avena sativa)


Memberikan oat banyak dipercaya bahwa mampu menenangkan serta mempercepat proses burung yang sedang mabung, memperbaiki struktur jaringan bulu agar tampak lebih indah, meningkatkan ketenangan sehingga burung tidak mudah drop dan stres, memperbaiki struktur jaringan kulit supaya tidak rentan iritasi, membenahi sistem kerja organ tubuh burung khususnya pencernaan, memperkecil kemungkinan serangan kolesterol jahat sehingga peredaran darah dan jantung jadi lebih lancar.

Biji oat sangat bagus diberikan kepada burung yang baru sembuh dari sakit dan mampu meningkatkan kegemukan terhadap burung yang mempunyai tubuh kurus. Disamping itu, karena pakan lovebird yang berupa bijian ini mengandung protein, kalori dan karbohidrat, maka amat cocok jika diberikan kepada indukan burung yang tengah meloloh atau menyuapi anakannya. Apabila piyikan loverbird sering menerima suapan biji oat dari indukannya, kemungkinan besar pertumbuhannya akan jauh lebih cepat.

Kecambah atau Toge


Kecambah memiliki kandungan nutrisi yang cukup beragam dan sangat diperlukan bagi sistem pertumbuhan burung, baik itu pada segi kesehatan maupun pengembangan kemampuan berkicaunya. Protein, karbohidrat, lemak, energi, kalsium, zat besi, serat, fosfor, vitamin A, B dan C adalah gizi-gizi yang ada pada kecambah. Beberapa zat gizi tersebut banyak dipercaya bahwa dapat meningkatkan stamina burung sehingga lebih aktif berkicau degan suara yang lebih lantang.

Apel merah


Apel merah juga tergolong sebagai makanan lovebird ngekek yang mampu meningkatkan stamina, selain kecambah atau toge. Jika dibandingkan dengan jenis apel lain misalnya apel hijau, apel merah terbilang lebih manis dan memiliki kandungan nutrisi yang lebih lengkap. Namun sebelum memberikan apel, ada hal yang harus lebih dicermati.

Apel yang dijual di pasaran kebanyakan mengandung zat-zat berbahaya seperti pestisida. Supaya terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan, maka sebaiknya apel dibersihkan dengan cara dicuci terlebih dahulu. Disamping itu, agar burung lebih mudah saat mengkonsumsi-nya, ada baiknya jika apel dipotong kecil-kecil sebelum diberikan.

Sayur Kangkung


Sayur kangkung sangat baik diberikan kepada burung yang belum birahi. Rutin memberikan kangkung banyak dipercaya mampu meningkatkan tingkat birahi terhadap burung yang belum birahi. Kalau burung sudah birahi pada umumnya ia akan lebih rajin gacor. Karena kerap dibilang bisa meningkatkan birahi, tak heran jika kangkung banyak diberikan pada burung yang akan dilombakan dan yang sedang dibudidaya dalam penangkaran.

Namun perlu diketahui, adapun bagian yang baik untuk diberikan kepada burung adalah pada bagian daun kangkung. Bisa demikian, pasalnya daun kangkung memang memiliki kandungan air yang cenderung lebih sedikit jika dibandingkan dengan batangnya. Karena batang mempunyai kandungan air yang lebih banyak, maka tidak menutup kemungkinan kalau akan membuatnya jadi lebih mudah membusuk.

Sumber : http://www.situsburung.com/makanan-lovebird-biar-rajin-ngekek/ 
Continue reading

Cara Perawatan Lovebird Harian Biar Ngekek Panjang

Cara Perawatan Lovebird Harian Biar Ngekek Panjang – Burung yang tergolong pada genus Agapornis ini memang memiliki tampilan fisik yang cukup menawan. Disamping keindahan yang terletak pada tubuhnya, burung berparuh bengkok ini ternyata juga menyimpan suara yang cukup menjanjikan. Ngekek berdurasi panjang adalah ciri khas dari suara lovebird. Mengingat tubuhnya yang indah sekaligus kemampuan berkicaunya yang cukup mumpuni, tak heran jika pengicau yang dikelompokkan pada keluarga atau suku Psittaculidae ini, hingga pada saat ini terus banyak dicari oleh para kicau mania dan juga kalangan pecinta jenis burung hias.

Perawatan Lovebird Biar Ngekek Panjang


Namun apabila merawat lovebird dengan tujuan untuk dijadikan burung kicauan, dalam upaya untuk memperolehnya tentu bukanlah perkara yang instan. Pasalnya selain dengan pemberian pakan-pakan terbaik yang mana mengandung nutrisi lengkap, pola perawatan lovebird harian biar ngekek panjang juga sangat berpengaruh besar untuk kedepannya. Kalau pakan sudah diberikan sesuai dengan kebutuhan burung, begitupun rawatan hariannya juga telah dilaksanakan dengan baik, benar, teratur, konsisten, dan sesuai dengan karakter daripada burung itu sendiri, maka pelaung tercapainya pengicau yang mampu gacor ngekek panjang akan semakin besar.

Terlepas dari itu semua, cara perawatan lovebird ngekek panjang sendiri, sebenarnya tidaklah rumit maupun sulit untuk diterapkan. Bisa dibilang begitu, sebab rawatan supaya burung jadi lebih rajin buka paruh, ternyata tidak jauh berbeda dengan setelan harian yang banyak diterapkan oleh para kicau mania pada umumnya. Sehubungan dengan itu, adapun beberapa setelan agar suara ngekek-nya berdurasi lebih panjang, antara lain dengan rutin memandikan sampai basah kuyup, mengatur pemberian pakan, dan memberikan multivitamin. Untuk lebih lengkapnya lagi mengenai perawatan burung lovebird sebagaimana yang telah dirangkum berikut ini:

Rutin Memandikan Sampai Basah Kuyup


Sebagaimana yang telah dimuat dari laman omkicau.com, bahwa perawatan lovebird harian yang berupa pemandian sampai basah kuyup, ternyata bisa memicu stamina burung, sehingga sangat memungkinkan kalau nantinya mampu membuatnya jadi ngekek panjang. Untuk waktu proses pemandian sendiri tidak jauh berbeda dengan jam memandikan burung berkicau jenis lain pada umumnya, yaitu di pagi dan siang hari. Namun karena mandi burung dilakukan sampai ia basah kuyup, maka ada baiknya jika dilaksanakan tepat waktu, dimana setelah dimandikan burung harus sempat dijemur atau terkena sinar matahari. Disamping itu memandikan burung bisa dengan cara disemprot menggunakan sprayer ataupun melalui keramba mandi.

Untuk pagi hari, memandikan burung hingga basah kuyup bisa diterapkan pukul 07.00. Setelah madi pagi selesai dilaksanakan, burung bisa lekas dijemur sekitar 3 jam, atau lebih tepatnya mulai 07.00 hingga 10.00. Seusai dijemur selama 3 jam, burung bisa segera diangin-anginkan sekitar 15 menit dengan cara digantang pada teras rumah, bawah pohon rindang, atau tempat teduh lainnya. Sedangkan untuk waktu pemandian di siang hari, pemilik bisa menerapkannya tepat pada jam 12.00. Setelah itu, burung dapat diangin-anginkan pada tempat teduh kembali. Memasuki waktu luang, dimana burung tidak dimandikan yaitu di sore hari, waktu ini bisa dimanfaatkan untuk memasternya menggunakan suara lovebird MP3.

Setelan Pakan Lovebird


Tumbuh kembang burung termasuk perkembangan pada kemampuan berkicaunya, juga sangat dipengaruhi oleh pakan yang diberikan setiap harinya. Supaya kebutuhan berbagai macam nutrisi yang diperlukan oleh burung bisa tercukupi dengan sempurna, maka sebaiknya makanan lovebird diberikan secara bervariasi. Semisal hari pertama diberi jenis pakan A, hari kedua B, dan seterusnya. Jika makanan tidak divariasi atau tidak berikan secara selang-seling, dampak buruknya yaitu burung lebih rentan terancam obesitas atau kegemukan yang mana bisa membuatnya jadi macet bunyi.

Selain itu, EF (ekstra fooding) seperti buah-buahan dan sayuran segar, juga sangat disarankan untuk tidak ditinggalkan. Pasalnya EF atau pakan lovebird tambahan seperti kangkung, jagung muda, kecambah atau touge, oleh para penghobi burung kicauan banyak dianggap bahwa mampu meningkatkan birahinya, sehingga cukup memungkinkan kalau nantinya dapat membuat burung jadi lebih rajin buka paruh. Namun apabila sampai sekiranya burung terlihat over birahi, untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, maka sebaiknya hentikan untuk sementara pemberian EF tersebut.

Memberikan Multivitamin


Pemberian multivitamin bertujuan agar lovebird selalu terjaga kesehatan dan untuk menunjang perkembangan pada segi kemampuan berkicaunya. Namun dalam upaya menjaga kesehatan burung begitupun guna mengembangkan kualitas gacornya, sebenarnya tidak hanya harus dilakukan dengan cara memberikan multivitamin saja. Akan tetapi akan lebih efektif dan lebih berhasil jika selalu menjaga kebersihan sangkar sekaligus rutin memandikannya.

Dan satu hal yang perlu diingat bahwa multivitamin hanya berperan sebagai pendukung dari keberhasilan burung lovebird yang sehat dan gacor ngekek panjang. Yang lebih penting dan paling berpengaruh terhadap kesehatan sekaligus perkembangan berkicau burung adalah pada pola perawatan lovebird harian yang diberikan. Baik itu setelan harian yang berupa pemasteran, pemandian semprot ataupun keramba, pemberian pakan, dan lain sebagainya.

Continue reading

Cara Mengatasi Lovebird Ngeruji di Sangkar

Cara Mengatasi Lovebird Ngeruji di Sangkar – Burung yang memiliki suara khas ngekek ini, ternyata juga mempunyai kebiasaan yang kurang bagus, yaitu ngeruji. Namun kebiasaan tersebut, tidak semua lovebird akan terus mengalaminya. Akan tetapi hal sedemikian, kebanyakan pasti melanda pada burung yang masih bakalan atau bahkan merujuk kepada burung yang sudah dewasa. Dan kalau ngeruji sampai terjadi pada si pengicau paruh bengkok ini, otomatis ia pun akan cenderung sering berada di dekat jeruji sangkar. Terkadang kerap menubrukkan badannya dan tak jarang pula bertengger atau berdiam diri pada jeruji.

Mengatasi Lovebird Ngeruji

Lovebird yang mengalami kebiasaan ngeruji, tentu bukanlah masalah yang bisa di abaikan. Pasalnya apabila dibiarkan maka hal tersebut lama-kelamaan akan menjadi sebuah kebiasaan. Dan kalau burung sudah biasa menubrukkan dirinya dan bertengger ataupun semacamnya yang dilakukan dekat pada jeruji sangkar, maka kebiasaan kurang bagus ini akan sulit untuk dihilangkan. Oleh karena itu sebelum burung jadi terbiasa, ada baiknya jika metode atau cara mengatasi lovebird ngeruji lekas diterapkan supaya ia menjadi enggan untuk beraktivitas di dekat jeruji sangkar.

Penyebab lovebird ngeruji, bisa terjadi lantaran faktor tertentu. Akan tetapi penyebab umum yang paling banyak diyakini oleh para kicau mania sehubungan dengan terjadinya burung yang gemar ngeruji, adalah karena ia sedang over birahi. Disamping itu, kalau penyebabnya sudah diketahui dengan jelas, yaitu karena burung sedang over birahi, maka penanganannya bisa dengan beberapa metode. Semisal dengan cara mengawinkan, menghentikan pemberian EF / Ekstra Fooding, dan merubah pola atau posisi tangkringan. Untuk lebih lengkapnya lagi mengenai cara mengatasi lovebird ngeruji sebagai berikut:

Mengawinkan


Mengatasi lovebird yang ngeruji dengan cara mengawinkan dengan lawan jenisnya, bertujuan agar biraharinya dapat tersalurkan, sehingga sangat memungkinkan kalau nantinya akan menguragi tingtak birahi yang terlalu over. Proses pengawinan bisa dilaksanakan ketika usia burung menginjak sekitar 8 bulan, begitupun pasangannya. Pada usia tersebut, banyak diyakini bahwa lovebird telah mencapai puncak dewasa, sehingga cukup memungkinkan untuk dijodohkan dengan lawan jenisnya.

Ketika mencari pasangan yang sesuai, dimana misalkan yang dicarikan pasangan lovebird betina, maka pemilihan pasangan yang tepat yaitu dengan cara mempertemukan betina dengan lawan jenisnya, yang mana telah dilepas pada kandang koloni yang berisi beberapa jumlah burung jantan. Setelah kandang yang berisikan pejantan telah disiapkan, lalu burung betina bisa dilepas dan dibiarkan untuk mencari pasangan yang sesuai dengan keinginannya. Kalau ia sudah mendapatkan pasangan yang sesuai, kemungkinan nantinya proses perkawinan akan berjalan lebih cepat.

Namun apabila pasangan lovebird kurang cocok atau serasi, maka hal yang dikhawatirkan adalah kalau proses perkawinan akan berlangsung lama. Terlepas dari itu, seusai masa perkawinan secara umum tingkat birahi burung yang tadinya terlalu over yang mana menjadi sebab dari lovebird ngeruji, akan mengalami penurunan. Sebagaimana yang telah dijelaskan di atas tadi, bahwa ngeruji kemungkinan besar dapat dipicu karena tingkat birahi burung yang terlalu over tetapi tidak bisa tersalurkan pada lawan jenisnya.

Menghentikan Pemberian EF (Ekstra Fooding)


Karena EF (Ekstra Fooding) atau pakan tambahan yang diberikan kepada loverbird seperti kuaci dan kangkung, mengandung kadar protein yang cukup tinggi, maka sangat memungkinkan kalau bisa mendongkrak peningkatan terhadap tingkat birahi burung. Dan apabila terus diberikan dengan jumlah yang berlebihan, tidak menutup kemungkinan bahwa nantinya bisa membuat burung lovebird jadi over birahi. Sebagaimana yang telah dijelaskan seperti di atas tadi, bahwa over birahi juga dapat memicu kebiasaan burung untuk jadi ngeruji.

Oleh karena itu, supaya terhindar dari hal semacam itu, maka ada baiknya jika selalu memperhatikan pola pemberian pakan lovebird, khususnya EF. Namun jika burung sudah terlanjur mengalami over birahi, pakan yang bisa diberikan adalah makanan utamanya yang mana tidak terlalu mengandung protein tinggi, yaitu milet putih dan canary seed. Pemberian EF bisa dilakukan kembali seusai burung terlepas dari kebiasaan ngeruji dan sudah terlihat nyaman bertengger pada tangkringan yang disediakan seperti sedia kala.

Merubah Pola atau Posisi Tangkringan


Selain dengan mengawinkan dan menghentikan pemberian EF, mengatasi lovebird ngeruji juga bisa dengan cara merubah pola atau posisi tangkringan. Semisal apabila di dalam sangkar burung hanya terdapat satu tangkringan saja, maka kemungkinan besar si pengicau pun akan sering mendekati dan bertengger pada jeruji sangkar. Kalau hal itu sampai terjadi penanganannya adalah dengan menambah jumlah tangkringan, yang mana asalkan lebih dari satu.

Menambah jumlah tangringan yang lebih dari satu, bertujuan agar letak dari tangkringan itu bisa diubah-ubah sesuai dengan kebutuhan guna mencegah burung lovebird yang ngeruji. Sedangkan untuk pemasangannya, yaitu ditempatkan secara berdampingan dekat jeruji dengan posisi yang berhadapan atau lebih tepatnya menyilang. Untuk jumlahnya, karena diatur menyilang maka harus lebih dari satu, bisa dua, tiga, atau bahkan empat sekaligus.

Apabila tangkringan sudah diatur sedemikian rupa, dimana berada di dekat jeruji, niscaya burung yang tadinya gemar bertengger pada jeruji, sesekali akan mencoba bertengger di atas tangkringan. Dengan begitu, lama-kelamaan burung pun akan terbiasa bertengger pada tangkringan. Baik itu secara disengaja ataupun tidak, tetapi tidak menutup kemungkinan kalau nantinya burung akan merasa lebih nyaman saat berada di atas tangkringan dibandingkan dengan bertengger pada jeruji.

Continue reading

Cara Membedakan Ciri-ciri Burung Lovebird Jantan dan Betina

Cara Membedakan Ciri-ciri Burung Lovebird Jantan dan Betina - Burung cinta ini memang sudah tak asing bagi semua kalangan penghobi burung kicaun. Tak hanya mampu menarik peminat dari kalangan kicau mania saja, unggas yang berciri khas dengan paruh bengkok ini juga mampu memikat minat masyarakat yang posisinya tidak terlalu gemar pada burung gacoran. Hal ini bisa terjadi karena burung tersebut memang mempunyai motif warna-warni bulu yang indah dan beragam. Misalnya saja untuk lovebird muka salim, untuk burung golongan ini ternyata banyak dicari lantaran dinilai mampu memanjakan mata si pemandang dengan motif andalannya yaitu wajah yang umumnya berwarna merah muda, kemudian putih melingkar atau kacamata yang mengelilingi bola mata dan motif-motif menawan lainnya.

Membedakan Lovebird Betina dan Jantan

Selain keindahan postur tubuh dan bulunya yang dinilai patut untuk dijadikan unggas hiasan masa kini, kemampuan suara gacor dari burung LB ini tercatat bisa tembus dengan durasi 3 menit tanpa jeda. Durasi tersebut diraih oleh lovebird kusumo (betina) milik H Sigit WMP yang menjuarai lomba tingkat nasional (Baca: Suara Lovebird). Ketenaran paruh bengkok semakin dibuktikan dengan semakin banyaknya perlombaan burung gantangan, dan peran dari lovebird betina sebagai kontestan pun jumlahnya terus bertambah. Tak hanya itu saja, saat adu kompetisi berlangsung burung ini juga menjadi kelas yang paling ditunggu-tunggu dan penggemarnya selalu membludak. Dengan beberapa kenyataan tersebut, wajar bila harga dari burung paruh bengkok bisa terjual dengan nominal yang tinggi di pasaran.

Untuk membedakan lovebird jantan dan betina memang sulit apabila cuma dilihat dari penampilan luarnya saja, tidak seperti halnya pada burung cucak ijo yang bisa dibedakan antara kedua jenis kelaminnya hanya dengan cara mengamati warna bulu pada dagunya dan itupun memang sudah terbukti ketepatan akurasinya. Meskipun begitu, sebenarnya ada beberapa metode yang bisa dilakukan untuk membandingkan ciri antara kedua jenis kelamin burung berjulukan LB ini. Adapun cara-cara tersebut yang tak lain dan tak bukan adalah dengan mengamati ciri dari tingkah laku atau kebiasaannya, misalkan perilaku saat bertengger lovebrid betina atau ketika sedang membangun sarang. Untuk lebih lengkapnya lagi mari kita simak beberapa rangkuman informasi yang telah saya sajikan di bawah ini.

Ciri Lovebird Jantan

  1. Saat bertengger jarak kaki lebih rapat.
  2. Biasanya cenderung pasif mencari bahan ketika pembuatan sarang berlangsung dan terkadang cenderung menyuapi betina.
  3.  Bentuk tubuh tidak setegas betina dan kadang bobotnya lebih ringan.
  4. Biasanya warna bulu terlihat lebih terang daripada lovebird betina.
  5. Ujung ekor berbentuk runcing.
  6. Apabila musim berkembang biak tiba, maka tulang pubis atau supit urang akan terasa keras dengan jarak yang rapat jika diraba.

Ciri Lovebird Betina

  1. Ketika bertengger kaki akan berjarak melebar.
  2. Saat membangun sarang terlihat lebih aktif mencari bahan dibandingkan lovebird jantan.
  3. Tubuh berbobot lebih berat dan tegas.
  4. Warna bulu cenderung kusam.
  5. Dengan ujung ekor yang merata.
  6. Tulang pubis cenderung lembek dan jaraknya renggang bila diraba.
Ditinjau dari pengelaman beberapa penangkar lovebird, banyak yang mengatakan bahwa lovebird betina dan jantan yang memiliki kualitas lebih unggul adalah sang betina, baik itu dari postur tubuh maupun kemampuan gacor ngekek nya. Dengan begitu bisa disimpulkan bahwa pengicau paruh bengkok yang lebih bisa diandalkan dan diusung ke arena perlombaan gantangan adalah yang berkelamin betina dibandingkan LB pejantan.

Continue reading